SELAMAT DATANG di Website IKALDA TARUTUNG, Ingin Berbagi tulisan, Hubungi admin di email kartajaya25@gmail.com

Rabu, 18 September 2013

Kebudayaan Yang Didasari oleh Kekristenan

Kekristenan yang berbaur dengan budaya akan menciptakan keindahan tersendiri. Bayangkan seandainya kekristenan mengarah kepada budaya Batak. Kita tidak akan pernah takut budaya Batak akan punah dengan cepat. Contohnya seperti orang Bali. Orang Kristen di Bali mampu memadukan budaya dengan kekristenan. Mereka menjadikan budaya sebagai sahabat bukan malah melupakannya. Justru lewat kekristenan mereka disadarkan mereka akan penting kelestarian suatu budaya.

Jika kita lihat di Tanah Batak, hanya sedikit budaya Batak yang berbaur dengan kekristenan. Beberapa orang Batak lupa kalau Allah adalah pemeran utama lewat peristiwa-peristiwa menjadikan suku-suku, kaum dan bahasa di dunia ini. Salah satu diantaranya adalah suku dan bahasa Batak. Kita seakan anti budaya kita sendiri seiring kekristenan semakin berkembang saat ini. Padahal semarak kekristenan versi suku Batak pasti akan sangat indah.

Sebagai orang Kristen, kita tidak harus menghilangkan budaya Batak. Kita bisa menjadikan gereja berbentuk rumah adat Batak. Tidak juga salah jika kita memainkan alat musik batak ketika ibadah berlangsung. Kita tidak perlu takut memakai ulos batak dan menggelar tor-tor diacara gereja karena anggapan roh nenek moyang kita akan datang jika kita memainkannya.

Justru Allah akan bersuka cita kalau kita tujukan kepada-Nya sebab Dia cinta budaya. Tidak ada yang salah dengan itu. Allah tidak akan menolak ibadah kita jika disandingkan dengan budaya. Dia akan menerimanya selagi hal tersebut kita tujukan sebagai puji-pujian dan ungkapan rasa syukur kita kepada-Nya.

Penulis : Erni Pakpahan
Stambuk: 2006
This entry was posted in :

0 komentar:

Posting Komentar