SELAMAT DATANG di Website IKALDA TARUTUNG, Ingin Berbagi tulisan, Hubungi admin di email kartajaya25@gmail.com

Selasa, 24 September 2013

Alumni sebagai masyarakat yang memiliki hubungan khusus dan ikatan bathin yang istimewa terhadap sekolah, tentu memiliki peranan dan tanggungjawab bagi pengembangan mutu sekolah. Sebagai bagian dari civitas sekolah, alumni mempunyai peranan dan tanggungjawab yang khas dan istimewa pula. Karena, alumni telah merasakan dan mengalami sekian tahun menjadi keluarga sekolah, menikmati dan memperoleh layanan jasa, merasakan visi dan misi apa yang dialami dalam sekian tahun tertentu, dan merasakan kualitas macam apa yang dirasakan sehingga dapat menjadi seperti ini. Apapun yang didapat dari sekolah, tentunya memberikan kontribusi yang tidak kecil bagi kehidupannya di masyarakat. Berkaca dari pengealaman yang didapat selama beberapa tahun di sekolah tentunya para alumni harus memikirkan peningkatan pada mutu sekolah yang semakin meningkat. Dalam berbagai kesempatan, peranan alumni dalam memajukan kualitas suatu institusi pendidikan formal sering terlupakan. Padahal, alumni merupakan aset penting yang harus dirangkul dan dikembangkan sedini mungkin.

Mutu mengandung makna derajat atau tingkat keunggulan suatu hasil kerja atau upaya  (produk), baik berupa barang atau jasa/layanan. Dalam konteks pendidikan, upaya peningkatan mutu dapat mengacu pada dua hal, yaitu; “proses pendidikan” dan “hasil pendidikan”. “Proses pendidikan” meliputi aspek pelaksanaan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), penciptaan suasana kondusif, pemberian layanan, bahan ajar, metodologi, sarana pra sarana, dukungan administrasi dan sumber daya lainnya. “Hasil belajar” meliputi aspek prestasi yang dicapai sekolah (baik intra maupun ekstra), suasana disiplin, keakraban, kekeluargaan, kenyamanan, kebersihan dan lain-lain. Upaya peningkatan mutu tidak bisa dibebankan sepenuhnya pada sekolah. Memang, sekolah adalah ujung tombak dan pemilik kuasa terbesar dalam peningkatan mutu ini. Karenanya, diperlukan kemandirian, kemauan kuat, dan kerja keras bagi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikannya. Tetapi, kalau kita mengacu pada konsep “Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah” maka diperlukan sinergi dan kerjasama antara beberapa komponen (stakeholders) yang melingkupi sekolah.

Di antara stakeholder SMA HKBP 2 Tarutung adalah pimpinan/guru/pengelola/siswa yang ada di sekolah, yayasan, Pemerintah, dan masyarakat, meliputi orang tua, masyarakat umum, dan alumni. Kesemua stakeholders ini tentunya memiliki proporsi peran dan kontribusi masing-masing bagi peningkatan mutu sekolah. Peran dan kontribusi itu dapat dirumuskan secara tertulis/konkrit dalam kerangka acuan sekolah atau dapat pula dilakukan secara alami/natural, terutama terkait peran dan kontribusi dari unsur masyarakat.

Bagaimana peran alumni terhadap pengembangan mutu sekolah?. Tulisan ini mencoba melihat peran alumni dalam membantu peningkatan mutu sekolah yang dapat diaktualisasikan secara nyata dengan baik.
  1.  Pertama, dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang produktif di sekolah, alumni dapat berperan sebagai katalis dengan memberikan berbagai masukan kritis dan membangun kepada almamater mereka. Dalam hal ini, alumni memiliki posisi tawar yang unik dan strategis karena meskipun mereka tidak lagi merupakan bagian aktif dalam proses pendidikan di sekolah, namun pengalaman mereka selama menjadi siswa dan ikatan batin serta rasa memiliki mereka yang kuat terhadap almamater dapat menghasilkan dan menawarkan berbagai konsep, ide, pemikiran, masukan dan kritik membangun yang hanya bisa diberikan oleh orang-orang yang berada di posisi mereka. Melalui berbagai media komunikasi yang dapat menjembatani sekolah dan alumni, proses pendidikan di sekolah diharapkan dapat berkembang dalam koridor yang lebih progresif dan terarah.
  2.  Selanjutnya, sesuai peran alaminya, alumni yang berprestasi dan memiliki kompetensi yang mumpuni dapat memainkan fungsi penting dalam membangun opini publik untuk menarik minat calon siswa baru. Alumni, disadari atau tidak, merupakan salah satu acuan utama yang mendasari keputusan para orang tua dan calon siswa dalam menentukan pilihan sekolah.
    Logikanya, jika alumni dari suatu insitusi pendidikan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam memasuki jenjang pendidikan tinggi favorit dan dapat menunjukkan prestasi dan kontribusi mereka secara riil di masyarakat, kualitas dan kuantitas calon siswa/i yang berminat untuk mendaftar akan meningkat.
  3. Alumni, sebagai produk utama dari pabrik pendidikan bertajuk sekolah juga diharapkan mampu mengembangkan jaringan dan membangun pencitraan insitusi di luar. Pengembangan jaringan oleh alumni merupakan potensi strategis untuk membuka berbagai peluang dan meningkatkan daya saing suatu almamater pendidikan karena manfaatnya yang akan berdampak secara langsung pada siswa/i dan sesama alumni.
    Penciptaan peluang usaha, kerja dan magang, kesempatan beasiswa, serta sirkulasi berbagai macam informasi penting seputar dunia pendidikan dan kerja merupakan beberapa contoh riil yang dapat dikontribusikan oleh alumni melalui jaringan yang dimiliki.
    Dalam hal ini, salah satu wadah yang perlu ditumbuhkembangkan peran dan fungsinya serta didukung keberadaannya oleh pihak sekolah adalah ikatan alumni. Melalui pengorganisasian alumni secara profesional, berbagai macam peluang dan kesempatan akan dapat terkomunikasikan dengan baik.
  4. Keempat, secara internal sekolah, keberadaan alumni di berbagai bidang usaha, lapangan pekerjaan dan institusi pendidikan dapat memberikan gambaran dan inspirasi kepada para siswa/i, sehingga pada gilirannya dapat memotivasi mereka dalam menentukan prioritas dan cita-cita ke depan.
Hubungan Alumni dengan Sekolah:
Sebagai bagian dari masyarakat, hubungan antara alumni dan sekolah tentunya lebih bersifat kultural dan emosional. Hubungan yang dibangun antara sekolah dan alumni pun bersifat cair dan tidak mengikat. Dengan kata lain, relasi yang terbangun adalah relasi setara yang bersendikan mutualisme dan kemanfaatan.
Untuk memperkuat pola hubungan tersebut, maka diperlukan wadah organisasi alumni yang berfungsi sebagai fasilitator dan jembatan komunikasi antara sekolah dan alumni. sekolah dengan segala keterbatasannnya melakukan komunikasi dengan alumnus satu persatu (one by one), selain karena jumlahnya banyak, model komunikasi ini tidak effisien dan effektif. Melalui komunitas alumni diharapkan dapat terjalin komunikasi yang effektif dan effisien.
Untuk memperkuat itu, dapat didesain pola komunikasi melalui kegiatan formal dan informal. Kegiatan formal dapat berupa keterlibatan organisasi alumni dalam kegiatan resmi sekolah, dan informal. Fokus bahasan pun dapat dirancang sesuai kebutuhan. Di samping itu, dapat pula menggunakan media lain, seperti mailing-list, tabloid, buletin, sms, dan lain-lain. Area komunikasi pun tidak terbatas pada daerah yang jangkauannya dekat dengan sekolah, tetapi diharapkan dapat menjangkau seluruh alumni yang ada di daerah atau negara lain. Sehingga kontribusi dan komunikasi alumnus dengan sekolah dapat tetap terjalin.

Sumber: Kompas.com dan IKA-Sagas

Peran Alumni Bagi Peningkatan Mutu Sekolah

Alumni sebagai masyarakat yang memiliki hubungan khusus dan ikatan bathin yang istimewa terhadap sekolah, tentu memiliki peranan dan tanggungjawab bagi pengembangan mutu sekolah. Sebagai bagian dari civitas sekolah, alumni mempunyai peranan dan tanggungjawab yang khas dan istimewa pula. Karena, alumni telah merasakan dan mengalami sekian tahun menjadi keluarga sekolah, menikmati dan memperoleh layanan jasa, merasakan visi dan misi apa yang dialami dalam sekian tahun tertentu, dan merasakan kualitas macam apa yang dirasakan sehingga dapat menjadi seperti ini. Apapun yang didapat dari sekolah, tentunya memberikan kontribusi yang tidak kecil bagi kehidupannya di masyarakat. Berkaca dari pengealaman yang didapat selama beberapa tahun di sekolah tentunya para alumni harus memikirkan peningkatan pada mutu sekolah yang semakin meningkat. Dalam berbagai kesempatan, peranan alumni dalam memajukan kualitas suatu institusi pendidikan formal sering terlupakan. Padahal, alumni merupakan aset penting yang harus dirangkul dan dikembangkan sedini mungkin.

Mutu mengandung makna derajat atau tingkat keunggulan suatu hasil kerja atau upaya  (produk), baik berupa barang atau jasa/layanan. Dalam konteks pendidikan, upaya peningkatan mutu dapat mengacu pada dua hal, yaitu; “proses pendidikan” dan “hasil pendidikan”. “Proses pendidikan” meliputi aspek pelaksanaan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), penciptaan suasana kondusif, pemberian layanan, bahan ajar, metodologi, sarana pra sarana, dukungan administrasi dan sumber daya lainnya. “Hasil belajar” meliputi aspek prestasi yang dicapai sekolah (baik intra maupun ekstra), suasana disiplin, keakraban, kekeluargaan, kenyamanan, kebersihan dan lain-lain. Upaya peningkatan mutu tidak bisa dibebankan sepenuhnya pada sekolah. Memang, sekolah adalah ujung tombak dan pemilik kuasa terbesar dalam peningkatan mutu ini. Karenanya, diperlukan kemandirian, kemauan kuat, dan kerja keras bagi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikannya. Tetapi, kalau kita mengacu pada konsep “Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah” maka diperlukan sinergi dan kerjasama antara beberapa komponen (stakeholders) yang melingkupi sekolah.

Di antara stakeholder SMA HKBP 2 Tarutung adalah pimpinan/guru/pengelola/siswa yang ada di sekolah, yayasan, Pemerintah, dan masyarakat, meliputi orang tua, masyarakat umum, dan alumni. Kesemua stakeholders ini tentunya memiliki proporsi peran dan kontribusi masing-masing bagi peningkatan mutu sekolah. Peran dan kontribusi itu dapat dirumuskan secara tertulis/konkrit dalam kerangka acuan sekolah atau dapat pula dilakukan secara alami/natural, terutama terkait peran dan kontribusi dari unsur masyarakat.

Bagaimana peran alumni terhadap pengembangan mutu sekolah?. Tulisan ini mencoba melihat peran alumni dalam membantu peningkatan mutu sekolah yang dapat diaktualisasikan secara nyata dengan baik.
  1.  Pertama, dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang produktif di sekolah, alumni dapat berperan sebagai katalis dengan memberikan berbagai masukan kritis dan membangun kepada almamater mereka. Dalam hal ini, alumni memiliki posisi tawar yang unik dan strategis karena meskipun mereka tidak lagi merupakan bagian aktif dalam proses pendidikan di sekolah, namun pengalaman mereka selama menjadi siswa dan ikatan batin serta rasa memiliki mereka yang kuat terhadap almamater dapat menghasilkan dan menawarkan berbagai konsep, ide, pemikiran, masukan dan kritik membangun yang hanya bisa diberikan oleh orang-orang yang berada di posisi mereka. Melalui berbagai media komunikasi yang dapat menjembatani sekolah dan alumni, proses pendidikan di sekolah diharapkan dapat berkembang dalam koridor yang lebih progresif dan terarah.
  2.  Selanjutnya, sesuai peran alaminya, alumni yang berprestasi dan memiliki kompetensi yang mumpuni dapat memainkan fungsi penting dalam membangun opini publik untuk menarik minat calon siswa baru. Alumni, disadari atau tidak, merupakan salah satu acuan utama yang mendasari keputusan para orang tua dan calon siswa dalam menentukan pilihan sekolah.
    Logikanya, jika alumni dari suatu insitusi pendidikan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam memasuki jenjang pendidikan tinggi favorit dan dapat menunjukkan prestasi dan kontribusi mereka secara riil di masyarakat, kualitas dan kuantitas calon siswa/i yang berminat untuk mendaftar akan meningkat.
  3. Alumni, sebagai produk utama dari pabrik pendidikan bertajuk sekolah juga diharapkan mampu mengembangkan jaringan dan membangun pencitraan insitusi di luar. Pengembangan jaringan oleh alumni merupakan potensi strategis untuk membuka berbagai peluang dan meningkatkan daya saing suatu almamater pendidikan karena manfaatnya yang akan berdampak secara langsung pada siswa/i dan sesama alumni.
    Penciptaan peluang usaha, kerja dan magang, kesempatan beasiswa, serta sirkulasi berbagai macam informasi penting seputar dunia pendidikan dan kerja merupakan beberapa contoh riil yang dapat dikontribusikan oleh alumni melalui jaringan yang dimiliki.
    Dalam hal ini, salah satu wadah yang perlu ditumbuhkembangkan peran dan fungsinya serta didukung keberadaannya oleh pihak sekolah adalah ikatan alumni. Melalui pengorganisasian alumni secara profesional, berbagai macam peluang dan kesempatan akan dapat terkomunikasikan dengan baik.
  4. Keempat, secara internal sekolah, keberadaan alumni di berbagai bidang usaha, lapangan pekerjaan dan institusi pendidikan dapat memberikan gambaran dan inspirasi kepada para siswa/i, sehingga pada gilirannya dapat memotivasi mereka dalam menentukan prioritas dan cita-cita ke depan.
Hubungan Alumni dengan Sekolah:
Sebagai bagian dari masyarakat, hubungan antara alumni dan sekolah tentunya lebih bersifat kultural dan emosional. Hubungan yang dibangun antara sekolah dan alumni pun bersifat cair dan tidak mengikat. Dengan kata lain, relasi yang terbangun adalah relasi setara yang bersendikan mutualisme dan kemanfaatan.
Untuk memperkuat pola hubungan tersebut, maka diperlukan wadah organisasi alumni yang berfungsi sebagai fasilitator dan jembatan komunikasi antara sekolah dan alumni. sekolah dengan segala keterbatasannnya melakukan komunikasi dengan alumnus satu persatu (one by one), selain karena jumlahnya banyak, model komunikasi ini tidak effisien dan effektif. Melalui komunitas alumni diharapkan dapat terjalin komunikasi yang effektif dan effisien.
Untuk memperkuat itu, dapat didesain pola komunikasi melalui kegiatan formal dan informal. Kegiatan formal dapat berupa keterlibatan organisasi alumni dalam kegiatan resmi sekolah, dan informal. Fokus bahasan pun dapat dirancang sesuai kebutuhan. Di samping itu, dapat pula menggunakan media lain, seperti mailing-list, tabloid, buletin, sms, dan lain-lain. Area komunikasi pun tidak terbatas pada daerah yang jangkauannya dekat dengan sekolah, tetapi diharapkan dapat menjangkau seluruh alumni yang ada di daerah atau negara lain. Sehingga kontribusi dan komunikasi alumnus dengan sekolah dapat tetap terjalin.

Sumber: Kompas.com dan IKA-Sagas
This entry was posted in :

Rabu, 18 September 2013

Kekristenan yang berbaur dengan budaya akan menciptakan keindahan tersendiri. Bayangkan seandainya kekristenan mengarah kepada budaya Batak. Kita tidak akan pernah takut budaya Batak akan punah dengan cepat. Contohnya seperti orang Bali. Orang Kristen di Bali mampu memadukan budaya dengan kekristenan. Mereka menjadikan budaya sebagai sahabat bukan malah melupakannya. Justru lewat kekristenan mereka disadarkan mereka akan penting kelestarian suatu budaya.

Jika kita lihat di Tanah Batak, hanya sedikit budaya Batak yang berbaur dengan kekristenan. Beberapa orang Batak lupa kalau Allah adalah pemeran utama lewat peristiwa-peristiwa menjadikan suku-suku, kaum dan bahasa di dunia ini. Salah satu diantaranya adalah suku dan bahasa Batak. Kita seakan anti budaya kita sendiri seiring kekristenan semakin berkembang saat ini. Padahal semarak kekristenan versi suku Batak pasti akan sangat indah.

Sebagai orang Kristen, kita tidak harus menghilangkan budaya Batak. Kita bisa menjadikan gereja berbentuk rumah adat Batak. Tidak juga salah jika kita memainkan alat musik batak ketika ibadah berlangsung. Kita tidak perlu takut memakai ulos batak dan menggelar tor-tor diacara gereja karena anggapan roh nenek moyang kita akan datang jika kita memainkannya.

Justru Allah akan bersuka cita kalau kita tujukan kepada-Nya sebab Dia cinta budaya. Tidak ada yang salah dengan itu. Allah tidak akan menolak ibadah kita jika disandingkan dengan budaya. Dia akan menerimanya selagi hal tersebut kita tujukan sebagai puji-pujian dan ungkapan rasa syukur kita kepada-Nya.

Penulis : Erni Pakpahan
Stambuk: 2006

Kebudayaan Yang Didasari oleh Kekristenan

Kekristenan yang berbaur dengan budaya akan menciptakan keindahan tersendiri. Bayangkan seandainya kekristenan mengarah kepada budaya Batak. Kita tidak akan pernah takut budaya Batak akan punah dengan cepat. Contohnya seperti orang Bali. Orang Kristen di Bali mampu memadukan budaya dengan kekristenan. Mereka menjadikan budaya sebagai sahabat bukan malah melupakannya. Justru lewat kekristenan mereka disadarkan mereka akan penting kelestarian suatu budaya.

Jika kita lihat di Tanah Batak, hanya sedikit budaya Batak yang berbaur dengan kekristenan. Beberapa orang Batak lupa kalau Allah adalah pemeran utama lewat peristiwa-peristiwa menjadikan suku-suku, kaum dan bahasa di dunia ini. Salah satu diantaranya adalah suku dan bahasa Batak. Kita seakan anti budaya kita sendiri seiring kekristenan semakin berkembang saat ini. Padahal semarak kekristenan versi suku Batak pasti akan sangat indah.

Sebagai orang Kristen, kita tidak harus menghilangkan budaya Batak. Kita bisa menjadikan gereja berbentuk rumah adat Batak. Tidak juga salah jika kita memainkan alat musik batak ketika ibadah berlangsung. Kita tidak perlu takut memakai ulos batak dan menggelar tor-tor diacara gereja karena anggapan roh nenek moyang kita akan datang jika kita memainkannya.

Justru Allah akan bersuka cita kalau kita tujukan kepada-Nya sebab Dia cinta budaya. Tidak ada yang salah dengan itu. Allah tidak akan menolak ibadah kita jika disandingkan dengan budaya. Dia akan menerimanya selagi hal tersebut kita tujukan sebagai puji-pujian dan ungkapan rasa syukur kita kepada-Nya.

Penulis : Erni Pakpahan
Stambuk: 2006
This entry was posted in :

Senin, 09 September 2013

Dalam sejarah terbentuknya IKALDA (Ikatan SMA HKBP 2) Tarutung, rapat pertama pengurus tentunya merupakan sebuah momentum awal pergerakan yang akan dijalankan oleh pengurus yang sudah terbentuk untuk menghidupi wadah ini sesuai dengan garis tujuannya. Sebuah kata "Ikatan" pastinya mengandung arti yang sangat dalam jika kita berangkat dari hubungan kedekatan setiap orang dalam sebuah wadah itu. Seperti "Ikatan Alumni HKBP 2" ini tentunya mempunyai sebuah kedekatan buat kita sesama alumni SMA HKBP 2 Tarutung. Tidak hanya sebatas formalitas sebagai alumni, tetapi dengan menyandang status sebagai alumni, kita masing-masing telah mengemban tugas yang sama untuk memperhatikan nasip sekolah kita yang kita cintai. Tentunya, untuk memberikan perhatian ini kita harus mempunyai sebuah wadah alumni untuk bersatu menyatukan visi dan misi untuk memajukan sekolah kita.

Untuk mencapai terwujudnya sebuah wadah alumni, pada tahun 2012 beberapa alumni SMA HKBP 2 Tarutung mengadakan sebuah acara yang bertujuan mengumpulkan alumni SMA HKBP 2 Tarutung, yaitu Reuni Akbar yang dilaksanakan pada tanggal 30 Desember 2012 bertempat di Gedung Serbaguna Tarutung. Dari acara reuni ini terbentuklah secara resmi Ikatan Alumni SMA HKBP 2 Tarutung. atau disingkat menjadi "IKALDA" yang diketuai oleh saudara Lambok Geraldo Hutagalung (lulusan tahun 1998). Pada tanggal 17 Januari 2013 struktur kepengurusan sementara IKALDA telah terbentuk dengan susunan sementara (lihat di sini) yang perlu dirombak lagi kedepannya.

Rapat IKALDA yang pertama ini merupakan saat yang tepat untuk membentuk dan mensahkan pengurus harian yang nantinya akan melakukan tugas masing-masing bidang yang sesuai dengan visi dan misi organisasi yang telah disepakati. Sehingga rapat ini sangat penting untuk dilaksanakan demi memantapkan langkah untuk membentuk sebuah organisasi alumni yang lebih mantap lagi. Dalam rapat yang akan dilaksanakan tanggal 28 September 2012 ini akan membahas beberapa hal, sebagai berikut:
  1. Revisi dan pengesahan kepengurusan harian Ikatan Alumni SMA HKBP 2 Tarutung (IKALDA) untuk periode pertama
  2. Pembahasan AD/ART dan program-program yang akan dijalankan IKALDA kedepannya
  3. Pembentukan Natal IKALDA tahun 2013
  4. Hal-hal lain yang dianggap perlu.
Untuk mensukseskan acara ini tentunya semua elemen harus saling membantu demi terciptanya rapat yang musyawarah untuk mufakat. Dalam hal ini juga, panitia penyelenggara rapat tentunya sangat membutuhkan bantuan berupa materi atau dukungan moril. Semoga alhirnya rapat ini menghasilkan hasil yang menguntungkan kita bersama demi kemajuan Sekolah kita tercinta. Mari kita doakan dan sukseskan rapat yang akan dilaksanakan ini, semoga orang-orang yang terlibat di daalamnya diberikan Tuhan kekuatan dan kebijaksanaan untuk menentukan yang terbaik bagi Ikatan Alumni SMA HKBP 2 Tarutung. Semoga dengan terbentuknya wadah ini akan berpengaruh terhadap kemajuan sekolah kita SMA HKBP 2 Tarutung.

Bravo IKALDA.
"United We Can and Together We Can"

Menjelang Rapat Pengurus IKALDA yang Pertama

Dalam sejarah terbentuknya IKALDA (Ikatan SMA HKBP 2) Tarutung, rapat pertama pengurus tentunya merupakan sebuah momentum awal pergerakan yang akan dijalankan oleh pengurus yang sudah terbentuk untuk menghidupi wadah ini sesuai dengan garis tujuannya. Sebuah kata "Ikatan" pastinya mengandung arti yang sangat dalam jika kita berangkat dari hubungan kedekatan setiap orang dalam sebuah wadah itu. Seperti "Ikatan Alumni HKBP 2" ini tentunya mempunyai sebuah kedekatan buat kita sesama alumni SMA HKBP 2 Tarutung. Tidak hanya sebatas formalitas sebagai alumni, tetapi dengan menyandang status sebagai alumni, kita masing-masing telah mengemban tugas yang sama untuk memperhatikan nasip sekolah kita yang kita cintai. Tentunya, untuk memberikan perhatian ini kita harus mempunyai sebuah wadah alumni untuk bersatu menyatukan visi dan misi untuk memajukan sekolah kita.

Untuk mencapai terwujudnya sebuah wadah alumni, pada tahun 2012 beberapa alumni SMA HKBP 2 Tarutung mengadakan sebuah acara yang bertujuan mengumpulkan alumni SMA HKBP 2 Tarutung, yaitu Reuni Akbar yang dilaksanakan pada tanggal 30 Desember 2012 bertempat di Gedung Serbaguna Tarutung. Dari acara reuni ini terbentuklah secara resmi Ikatan Alumni SMA HKBP 2 Tarutung. atau disingkat menjadi "IKALDA" yang diketuai oleh saudara Lambok Geraldo Hutagalung (lulusan tahun 1998). Pada tanggal 17 Januari 2013 struktur kepengurusan sementara IKALDA telah terbentuk dengan susunan sementara (lihat di sini) yang perlu dirombak lagi kedepannya.

Rapat IKALDA yang pertama ini merupakan saat yang tepat untuk membentuk dan mensahkan pengurus harian yang nantinya akan melakukan tugas masing-masing bidang yang sesuai dengan visi dan misi organisasi yang telah disepakati. Sehingga rapat ini sangat penting untuk dilaksanakan demi memantapkan langkah untuk membentuk sebuah organisasi alumni yang lebih mantap lagi. Dalam rapat yang akan dilaksanakan tanggal 28 September 2012 ini akan membahas beberapa hal, sebagai berikut:
  1. Revisi dan pengesahan kepengurusan harian Ikatan Alumni SMA HKBP 2 Tarutung (IKALDA) untuk periode pertama
  2. Pembahasan AD/ART dan program-program yang akan dijalankan IKALDA kedepannya
  3. Pembentukan Natal IKALDA tahun 2013
  4. Hal-hal lain yang dianggap perlu.
Untuk mensukseskan acara ini tentunya semua elemen harus saling membantu demi terciptanya rapat yang musyawarah untuk mufakat. Dalam hal ini juga, panitia penyelenggara rapat tentunya sangat membutuhkan bantuan berupa materi atau dukungan moril. Semoga alhirnya rapat ini menghasilkan hasil yang menguntungkan kita bersama demi kemajuan Sekolah kita tercinta. Mari kita doakan dan sukseskan rapat yang akan dilaksanakan ini, semoga orang-orang yang terlibat di daalamnya diberikan Tuhan kekuatan dan kebijaksanaan untuk menentukan yang terbaik bagi Ikatan Alumni SMA HKBP 2 Tarutung. Semoga dengan terbentuknya wadah ini akan berpengaruh terhadap kemajuan sekolah kita SMA HKBP 2 Tarutung.

Bravo IKALDA.
"United We Can and Together We Can"
Salam sejahtera buat kita semua.
Berhubung ikatan alumni kita sudah terbentuk, web site adalah salah satu media untuk mempromosikan (memperkenalkan) ikatan kita ke duania luar untuk dapat dijangkau orang lain dan alumni lain yang mungkin tidak dapat kita jumapai secara langsung. Diharapkan kehadiran web site IKALDA ini akan mempermudah kita untuk mengetahui berbagai informasi tentang IKALDA, oleh karena itu pengurus IKALDA sangat mengharapkan saran dan kritik dari teman-teman alumni bahkan dari pengunjung web ini demi perbaikan web site dan ikatan alumni kita ke depannya.

Hadirnya web site ini juga dapat memberikan wadah publikasi tulisan bagi teman-teman alumni yang mempunyai bakat untuk menulis (mengarang, puisi, cerpen, dan lain sebagainya). Jika teman-teman alumni berniat mempublikasikan tulisan di web site IKALDA, silahkan menghubungi admin IKALDA melalui e-mail kartajaya25@gmail.com atau ikatan.alumnihkbp2tarutung@gmail.com. Mengkonfirmasi lebih cepat silahkan menghubungi admin di No 082312130180 atau inbox admin melalui account facebook untuk dapat kita publikasikan segera.

Selain tulisan, teman-teman juga bisa memberikan informasi berupa berita sekolah, berita kejadian di tempat teman-teman, informasi lowongan kerja dan lain sebagainya.
Admin sangat menunggu kontribusi teman-teman alumni untuk meramaikan web site kita ini, terkhusus bagi teman-teman yang mempunyai kesenangan dengan dunia menulis. Selamat berkarya untuk kita semua, majulah Ikatan Alumni SMA HKBP 2 Tarutung, Jayalah sekolahku SMA HKBP 2 TARUTUNG.

Salam Admin
Publikasi & IT

Berbagi Tulisan dan Informasi untuk Alumni

Salam sejahtera buat kita semua.
Berhubung ikatan alumni kita sudah terbentuk, web site adalah salah satu media untuk mempromosikan (memperkenalkan) ikatan kita ke duania luar untuk dapat dijangkau orang lain dan alumni lain yang mungkin tidak dapat kita jumapai secara langsung. Diharapkan kehadiran web site IKALDA ini akan mempermudah kita untuk mengetahui berbagai informasi tentang IKALDA, oleh karena itu pengurus IKALDA sangat mengharapkan saran dan kritik dari teman-teman alumni bahkan dari pengunjung web ini demi perbaikan web site dan ikatan alumni kita ke depannya.

Hadirnya web site ini juga dapat memberikan wadah publikasi tulisan bagi teman-teman alumni yang mempunyai bakat untuk menulis (mengarang, puisi, cerpen, dan lain sebagainya). Jika teman-teman alumni berniat mempublikasikan tulisan di web site IKALDA, silahkan menghubungi admin IKALDA melalui e-mail kartajaya25@gmail.com atau ikatan.alumnihkbp2tarutung@gmail.com. Mengkonfirmasi lebih cepat silahkan menghubungi admin di No 082312130180 atau inbox admin melalui account facebook untuk dapat kita publikasikan segera.

Selain tulisan, teman-teman juga bisa memberikan informasi berupa berita sekolah, berita kejadian di tempat teman-teman, informasi lowongan kerja dan lain sebagainya.
Admin sangat menunggu kontribusi teman-teman alumni untuk meramaikan web site kita ini, terkhusus bagi teman-teman yang mempunyai kesenangan dengan dunia menulis. Selamat berkarya untuk kita semua, majulah Ikatan Alumni SMA HKBP 2 Tarutung, Jayalah sekolahku SMA HKBP 2 TARUTUNG.

Salam Admin
Publikasi & IT